Surat lamaran kerja masih diperlukan saat melamar pekerjaan? Jawabannya: tergantung persyaratan perusahaan dan cara rekrutmen yang digunakan.
Di era rekrutmen digital, banyak perusahaan sudah menggunakan formulir online yang meminta kandidat mengisi data diri dan mengunggah CV (Curriculum Vitae) serta dokumen pendukung. Dalam kondisi seperti ini, surat lamaran kerja tidak selalu diminta sebagai dokumen terpisah.
Namun, bukan berarti surat lamaran kerja sudah tidak penting. Kementerian Ketenagakerjaan masih memasukkan pembuatan surat lamaran sebagai bagian dari persiapan melamar pekerjaan. Dalam modul e-Training Kemnaker, pencari kerja diarahkan untuk memahami hal-hal yang perlu dicantumkan dalam surat lamaran, menyiapkan dokumen lampiran sesuai persyaratan, membuat surat lamaran sesuai tata cara, serta menyampaikan dokumen lamaran kepada perusahaan tepat waktu.
Lantas, kapan surat lamaran kerja wajib dibuat, kapan tidak perlu, dan bagaimana cara membuatnya agar tidak justru membuat lamaran terlihat kurang profesional?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apakah Surat Lamaran Kerja Masih Wajib?
Tidak ada satu aturan umum yang mewajibkan semua pencari kerja membuat surat lamaran untuk setiap lowongan.
Kebutuhan surat lamaran bergantung pada persyaratan yang ditetapkan perusahaan atau penyelenggara rekrutmen.
Artinya:
- Jika lowongan meminta surat lamaran, buat dan kirim sesuai ketentuan.
- Jika perusahaan tidak meminta surat lamaran, biasanya tidak perlu membuat dokumen tambahan.
- Jika pendaftaran dilakukan melalui formulir online dan hanya meminta CV serta dokumen tertentu, ikuti instruksi tersebut.
- Jika melamar melalui email dan perusahaan meminta kandidat mengirimkan application letter, surat lamaran perlu disiapkan.
- Jika terdapat format surat lamaran khusus dari perusahaan, gunakan format tersebut.
Jadi, pertanyaan yang lebih tepat bukan hanya “Apakah surat lamaran masih wajib?”, tetapi:
“Apakah lowongan yang saya lamar meminta surat lamaran?”
Apa Fungsi Surat Lamaran Kerja?
Surat lamaran kerja atau job application letter merupakan dokumen yang digunakan kandidat untuk menyampaikan ketertarikan terhadap suatu posisi sekaligus memberikan gambaran singkat mengenai kualifikasi yang dimiliki.
Surat lamaran dapat membantu recruiter memahami:
- Posisi yang ingin dilamar
- Alasan kandidat melamar
- Kualifikasi yang paling relevan
- Pengalaman yang berhubungan dengan posisi
- Keahlian utama kandidat
- Cara kandidat berkomunikasi secara profesional
Karena itu, surat lamaran bukan sekadar formalitas.
Jika dibuat dengan tepat, surat lamaran dapat menjadi pengantar yang mengarahkan recruiter untuk melihat CV dan pengalaman yang paling relevan.
Kapan Surat Lamaran Kerja Wajib Dibuat?
Ada beberapa situasi ketika surat lamaran sebaiknya diprioritaskan.
1. Lowongan Secara Eksplisit Meminta Surat Lamaran
Ini adalah kondisi paling jelas.
Misalnya pada persyaratan tertulis:
“Kirim CV dan surat lamaran melalui email…”
atau:
“Upload surat lamaran kerja pada kolom yang telah disediakan.”
Jika tertulis seperti itu, jangan melewatkannya.
Kandidat sebaiknya mengikuti seluruh persyaratan administrasi yang tercantum dalam informasi lowongan.
2. Melamar Melalui Email
Ketika perusahaan meminta lamaran dikirim melalui email, surat lamaran dapat menjadi bagian penting dari komunikasi tersebut.
Ada dua kemungkinan:
Surat lamaran sebagai attachment
Kamu dapat mengirim:
Subject: Lamaran – Staff Administrasi – Nama
Attachment:
- CV
- Surat Lamaran
- Dokumen pendukung lain sesuai permintaan
Surat lamaran di dalam body email
Jika perusahaan tidak meminta file surat lamaran secara khusus, isi email dapat dibuat sebagai pengantar lamaran yang singkat dan profesional.
Jangan membuat body email terlalu panjang.
3. Perusahaan Meminta “Application Letter”
Beberapa perusahaan menggunakan istilah bahasa Inggris seperti:
- Application Letter
- Cover Letter
- Job Application Letter
- Cover Letter for [Position]
Pada dasarnya, dokumen tersebut memiliki fungsi yang serupa, yaitu memperkenalkan kandidat dan menjelaskan alasan serta kualifikasi yang relevan untuk posisi yang dilamar.
4. Melamar Posisi yang Membutuhkan Penjelasan Pengalaman
Surat lamaran juga dapat berguna ketika kamu perlu menjelaskan pengalaman yang tidak cukup dijelaskan melalui CV.
Contohnya:
- Mengapa pengalaman sebelumnya relevan dengan posisi baru
- Mengapa tertarik berpindah bidang
- Pengalaman tertentu yang paling sesuai dengan pekerjaan
- Proyek yang pernah dikerjakan
- Keahlian yang ingin dikembangkan
Namun, penjelasannya tetap harus singkat.
Surat lamaran bukan versi panjang dari CV.
Kapan Surat Lamaran Kerja Tidak Perlu Dibuat?
Tidak semua proses rekrutmen membutuhkan surat lamaran terpisah.
1. Formulir Rekrutmen Sudah Menyediakan Kolom Motivasi
Pada beberapa platform rekrutmen, kandidat dapat diminta mengisi:
“Mengapa Anda tertarik dengan posisi ini?”
atau:
“Why are you interested in this position?”
Jika informasi tersebut sudah diminta dalam formulir dan perusahaan tidak meminta application letter, kandidat tidak perlu membuat dokumen tambahan tanpa alasan.
2. Lowongan Hanya Meminta CV
Jika instruksinya jelas:
“Kirim CV ke email…”
maka prioritas utama adalah mengirim CV sesuai format dan ketentuan yang diminta.
Tidak perlu mengirim lima dokumen tambahan yang tidak diminta.
3. Sistem Rekrutmen Online Sudah Mengatur Semua Data
Pada sistem rekrutmen online, kandidat biasanya diminta mengisi:
- Data pribadi
- Pendidikan
- Pengalaman kerja
- Skill
- Riwayat organisasi
- Sertifikasi
- CV
- Dokumen pendukung
Jika surat lamaran tidak tercantum dalam daftar dokumen yang diminta, ikuti instruksi sistem.
Kementerian Ketenagakerjaan sendiri menekankan pentingnya menyiapkan dokumen sesuai persyaratan dan menyampaikannya kepada perusahaan sesuai prosedur.
Apakah Melamar Kerja BUMN Harus Pakai Surat Lamaran?
Tidak bisa disamaratakan.
Rekrutmen BUMN dapat memiliki mekanisme dan persyaratan yang berbeda tergantung program, perusahaan, posisi, dan periode rekrutmen.
Sebagai contoh, pada Rekrutmen Bersama BUMN 2025, FHCI menyebutkan adanya proses registrasi dan seleksi administrasi sebelum peserta mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Informasi mengenai posisi, prosedur pendaftaran, dan tahapan seleksi disampaikan melalui kanal resmi program tersebut.
Karena itu, pelamar BUMN sebaiknya tidak menggunakan asumsi bahwa semua lowongan BUMN pasti membutuhkan surat lamaran.
Yang harus dijadikan acuan adalah persyaratan pada lowongan resmi yang sedang dibuka.
Saat ini, kanal resmi Badan Pengaturan BUMN juga menyediakan halaman Karir dan Magang BUMN.
Jadi, untuk pelamar BUMN:
Jika diminta → buat.
Jika tidak diminta → ikuti dokumen yang dipersyaratkan.
Jika ragu → periksa kembali pengumuman resmi rekrutmen.
Bagaimana dengan Perusahaan Swasta?
Prinsipnya sama.
Perusahaan swasta memiliki proses rekrutmen yang beragam.
Ada perusahaan yang meminta:
- CV + surat lamaran
- Ada yang meminta:
- CV + portofolio
- Ada yang hanya meminta:
- CV
Ada pula perusahaan yang menggunakan formulir rekrutmen internal sehingga kandidat tidak perlu mengirim surat lamaran secara terpisah.
Jadi, jangan menggunakan satu pola untuk semua lowongan.
Selalu baca bagian:
Requirements / Qualifications / Application Process / How to Apply / Dokumen yang Dibutuhkan.
Surat Lamaran vs CV, Apa Bedanya?
Banyak pencari kerja masih menganggap surat lamaran dan CV sebagai dokumen yang sama.
Padahal fungsinya berbeda.
| CV | Surat Lamaran |
| Menampilkan riwayat dan kualifikasi | Menjelaskan ketertarikan terhadap posisi |
| Berisi pendidikan dan pengalaman | Menyoroti alasan dan kecocokan |
| Lebih berbentuk data | Lebih berbentuk komunikasi |
| Bisa digunakan sebagai dokumen utama | Dibuat jika diminta atau relevan |
| Biasanya lebih terstruktur | Biasanya berupa surat singkat |
Contoh sederhana
CV:
Staff Administrasi – PT ABC
2023–2025
Mengelola dokumen, input data, dan administrasi harian.
Surat lamaran:
Saya tertarik melamar posisi Staff Administrasi karena memiliki pengalaman dalam pengelolaan dokumen dan administrasi yang sesuai dengan kebutuhan posisi tersebut.
Jadi, CV menunjukkan apa yang kamu miliki, sedangkan surat lamaran membantu menjelaskan mengapa kamu melamar dan mengapa pengalamanmu relevan.
Struktur Surat Lamaran Kerja yang Baik
Jika perusahaan meminta surat lamaran, gunakan struktur sederhana.
1. Tempat dan Tanggal
Contoh:
Jakarta, 24 September 2026
2. Tujuan Surat
Contoh:
Yth. HRD PT ABC Indonesia
atau sesuai instruksi perusahaan.
3. Salam Pembuka
Contoh:
Dengan hormat,
4. Pembuka
Sebutkan posisi yang ingin dilamar.
Contoh:
Berdasarkan informasi lowongan yang saya peroleh melalui website resmi perusahaan, saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi Staff Administrasi di PT ABC Indonesia.
5. Paragraf Kualifikasi
Jelaskan secara singkat pengalaman atau kemampuan yang relevan.
Contoh:
Saya memiliki latar belakang pendidikan D3 Administrasi Bisnis serta pengalaman dalam pengelolaan dokumen, input data, dan administrasi perkantoran. Saya juga terbiasa menggunakan Microsoft Office untuk mendukung pekerjaan administrasi.
6. Penutup
Contoh:
Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi dan menjelaskan kualifikasi saya lebih lanjut. Terima kasih atas waktu dan perhatian yang diberikan.
7. Nama dan Kontak
Cantumkan:
Nama lengkap
Nomor HP
Email
Jika perusahaan meminta tanda tangan, ikuti format yang ditentukan.
Contoh Surat Lamaran Kerja Singkat
Perihal: Lamaran Pekerjaan – Staff Administrasi
Yth. HRD PT ABC Indonesia
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi lowongan yang saya peroleh melalui kanal resmi perusahaan, saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi Staff Administrasi.
Saya merupakan lulusan D3 Administrasi Bisnis dan memiliki pengalaman dalam pengelolaan dokumen, input data, serta pekerjaan administrasi. Saya juga terbiasa menggunakan Microsoft Office dan mampu bekerja secara teliti maupun bekerja sama dalam tim.
Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan CV dan dokumen pendukung sesuai persyaratan yang ditentukan.
Demikian lamaran ini saya sampaikan. Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi. Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.
Hormat saya,
Nama Lengkap
Nomor HP
Email
Kesalahan Surat Lamaran Kerja yang Sering Dilakukan
Surat lamaran yang terlalu panjang bukan berarti lebih meyakinkan.
Justru, beberapa kesalahan berikut sebaiknya dihindari.
❌ 1. Menggunakan surat yang sama untuk semua perusahaan
Mengirim surat lamaran dengan nama perusahaan yang salah dapat membuat kandidat terlihat tidak teliti.
❌ 2. Terlalu banyak menceritakan diri sendiri
Recruiter tidak membutuhkan cerita kehidupan yang panjang.
Fokus pada kualifikasi yang berhubungan dengan posisi.
❌ 3. Mengulang seluruh isi CV
Surat lamaran seharusnya menjadi pelengkap CV, bukan menyalin seluruh isinya.
❌ 4. Menggunakan bahasa terlalu informal
Hindari kalimat seperti:
“Saya pengen banget kerja di perusahaan ini…”
Gunakan bahasa profesional.
❌ 5. Tidak menyebutkan posisi yang dilamar
Recruiter harus bisa mengetahui sejak awal posisi apa yang kamu tuju.
❌ 6. Salah nama perusahaan
Ini salah satu kesalahan yang harus dihindari.
Jangan sampai surat ditujukan kepada perusahaan A tetapi nama perusahaan yang tertulis adalah perusahaan B.
❌ 7. File tidak diberi nama dengan jelas
Hindari:
suratbaru.pdf
Lebih baik:
Surat_Lamaran_Staff_Administrasi_Nama.pdf
Apakah Surat Lamaran Kerja Harus Ditulis Tangan?
Tidak selalu.
Jika perusahaan tidak memberikan ketentuan khusus, surat lamaran umumnya dapat dibuat secara digital.
Namun, apabila lowongan secara jelas meminta: “Surat lamaran ditulis tangan” maka ikuti ketentuan tersebut.
Jangan mengganti format tulisan tangan dengan surat digital jika perusahaan memang menetapkannya sebagai persyaratan.
Apakah Surat Lamaran Kerja Harus Bermaterai?
Tidak otomatis.
Jangan menambahkan materai hanya karena menganggap setiap surat lamaran harus bermaterai. Jika perusahaan tidak meminta materai, tidak perlu menambahkannya hanya untuk membuat surat terlihat lebih resmi.
Ikuti persyaratan yang tercantum dalam informasi lowongan.
Apakah Surat Lamaran Kerja Bisa Dibuat di Body Email?
Bisa, jika perusahaan tidak mewajibkan surat lamaran dalam bentuk file terpisah.
Contohnya:
Subject: Lamaran Staff Administrasi – Budi Santoso
Yth. HRD PT ABC Indonesia,
Saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi Staff Administrasi yang sedang dibuka.
Saya memiliki latar belakang pendidikan D3 Administrasi Bisnis serta pengalaman yang relevan dalam pekerjaan administrasi.
Bersama email ini saya melampirkan CV dan dokumen pendukung sesuai persyaratan.
Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.
Hormat saya,
Budi Santoso
08xxxxxxxxxx
Jika perusahaan meminta application letter dalam bentuk PDF, tetap buat file terpisah.
Tips Membuat Surat Lamaran agar Lebih Profesional
Gunakan prinsip singkat, relevan, dan spesifik.
1. Sesuaikan dengan posisi
Jangan menggunakan isi yang terlalu umum.
2. Tonjolkan pengalaman relevan
Tidak perlu memasukkan seluruh pengalaman.
3. Gunakan bahasa sederhana
Tidak perlu menggunakan kata-kata yang terlalu rumit.
4. Periksa typo
Kesalahan ejaan dapat mengurangi kesan profesional.
5. Periksa nama perusahaan
Pastikan nama perusahaan dan posisi benar.
6. Simpan dalam format yang diminta
Jika tidak ada ketentuan, PDF dapat menjadi pilihan praktis.
7. Beri nama file dengan jelas
Contoh:
Surat_Lamaran_Marketing_NamaLengkap.pdf
Checklist Sebelum Mengirim Surat Lamaran Kerja
Sebelum klik Submit atau Send, cek kembali:
☑️ Nama perusahaan sudah benar
☑️ Posisi yang dilamar sudah benar
☑️ Nama lengkap sudah benar
☑️ Nomor HP aktif
☑️ Email aktif
☑️ Tidak ada typo
☑️ Isi surat relevan dengan posisi
☑️ CV sudah diperbarui
☑️ Dokumen pendukung sudah sesuai
☑️ Format file sesuai permintaan
☑️ Nama file sudah profesional
☑️ Ukuran file sesuai ketentuan
☑️ Alamat email penerima sudah benar
☑️ Lowongan berasal dari sumber resmi
Jadi, Surat Lamaran Kerja Masih Wajib atau Tidak?
Jawaban singkatnya:
Surat lamaran kerja masih relevan, tetapi tidak selalu wajib untuk setiap lowongan.
Kewajibannya bergantung pada persyaratan perusahaan dan mekanisme rekrutmen.
- Jika diminta, jangan dilewatkan.
- Jika tidak diminta, tidak perlu memaksakan diri mengirim dokumen tambahan.
Yang paling penting adalah membaca informasi lowongan dengan teliti dan mengikuti instruksi pendaftaran.
Kementerian Ketenagakerjaan sendiri masih memasukkan pembuatan surat lamaran, penyiapan dokumen lampiran, serta penyampaian lamaran sesuai prosedur dan waktu sebagai bagian dari persiapan lamaran pekerjaan.
Jadi, daripada bertanya:
“Surat lamaran masih wajib nggak?”
lebih baik biasakan bertanya: “Di lowongan yang saya lamar, surat lamaran diminta atau tidak?”
Itulah yang menjadi acuannya.
FAQ Surat Lamaran Kerja
Apakah surat lamaran kerja wajib untuk semua pekerjaan?
Tidak. Surat lamaran wajib dibuat apabila perusahaan atau informasi lowongan memintanya. Jika tidak diminta, ikuti dokumen yang memang dipersyaratkan.
Apakah melamar BUMN harus menggunakan surat lamaran?
Tidak dapat digeneralisasi. Persyaratan berbeda berdasarkan program, perusahaan, posisi, dan periode rekrutmen. Pelamar harus mengikuti informasi resmi pada lowongan yang dibuka.
Apakah surat lamaran dan CV sama?
Tidak. CV berisi riwayat pendidikan, pengalaman, keahlian, dan kualifikasi, sedangkan surat lamaran digunakan untuk menyampaikan ketertarikan terhadap posisi dan menyoroti kualifikasi yang relevan.
Apakah surat lamaran bisa dikirim melalui email?
Bisa. Surat dapat dibuat sebagai attachment atau menjadi bagian dari body email, tergantung instruksi perusahaan.
Apakah surat lamaran harus ditulis tangan?
Tidak selalu. Surat tulisan tangan hanya perlu dibuat jika perusahaan secara khusus memintanya.
Apakah surat lamaran harus menggunakan materai?
Tidak otomatis. Gunakan materai jika memang dipersyaratkan oleh perusahaan atau dokumen tertentu.
Berapa halaman surat lamaran kerja yang ideal?
Untuk lamaran umum, buat singkat dan langsung ke inti. Biasanya satu halaman sudah cukup untuk menyampaikan posisi yang dilamar, kualifikasi utama, dan penutup.
Kesimpulan
Surat lamaran kerja belum kehilangan fungsinya di era rekrutmen digital. Namun, surat lamaran juga bukan dokumen yang otomatis wajib untuk setiap lowongan.
Kuncinya adalah mengikuti instruksi perusahaan. Sebelum melamar, selalu cek:
Posisi → Persyaratan → Dokumen → Cara Mengirim → Deadline
Jika surat lamaran diminta, buat dengan isi yang singkat, relevan, profesional, dan disesuaikan dengan posisi.
Jika tidak diminta, fokuskan perhatian pada dokumen yang memang diwajibkan, seperti CV, ijazah, transkrip, sertifikat, atau portofolio sesuai kebutuhan lowongan.
Sumber/acuan aturan:
- Kementerian Ketenagakerjaan RI – e-Training, Modul 5 Mempersiapkan Lamaran Pekerjaan dan Tes Wawancara.
- Forum Human Capital Indonesia – Informasi Rekrutmen Bersama BUMN 2025.
- Badan Pengaturan BUMN RI – Karir dan Magang BUMN.
BACA JUGA LAINNYA :
- Surat Lamaran Kerja: Masih Wajib atau Tidak? Ini yang Perlu Kamu Tahu
- Dokumen yang Wajib Disiapkan Sebelum Melamar Kerja BUMN dan Swasta
- Checklist Persiapan Melamar Kerja BUMN dan Swasta: 18 Hal yang Wajib Disiapkan
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan kami mengharapkan Anda untuk berbagi informasi ini dengan teman atau keluarga yang mungkin memerlukannya. Untuk informasi lebih lanjut tentang lowongan kerja di sektor BUMN, CPNS, atau sektor swasta lainnya, kunjungi situs web kami di www.goletskerja.com
Join Channel GOLETSKERJA di :




