Berapa gaji fresh graduate berdasarkan jurusan? Pertanyaan ini sering muncul ketika mahasiswa tingkat akhir mulai mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Setelah mengetahui kisaran gaji di perusahaan BUMN dan swasta ternama, hal berikutnya yang tidak kalah menarik adalah melihat apakah jurusan kuliah juga berpengaruh terhadap gaji pertama.
Lulusan Teknik Informatika, Akuntansi, Manajemen, Teknik Industri, Psikologi, Ilmu Komunikasi, hingga Hukum tentu memiliki peluang karier yang berbeda. Perbedaan kebutuhan industri, jenis pekerjaan, keterampilan, lokasi, dan perusahaan dapat membuat gaji entry-level berada pada rentang yang cukup beragam.
Sebagai gambaran, data pasar kerja 2026 menunjukkan kisaran gaji fresh graduate di Indonesia umumnya berada di sekitar Rp5 juta–Rp10 juta per bulan, meskipun posisi tertentu dapat berada di bawah atau di atas rentang tersebut. Dealls juga menunjukkan bahwa jurusan dan posisi menjadi salah satu faktor yang membedakan besaran gaji fresh graduate.
Jadi, apakah jurusan kuliah menentukan gaji pertama?
Jawabannya: berpengaruh, tetapi bukan satu-satunya faktor.
Berapa Gaji Fresh Graduate Berdasarkan Jurusan?
Tidak ada standar gaji nasional yang menetapkan bahwa lulusan jurusan tertentu harus mendapatkan nominal tertentu.
Angka berikut sebaiknya digunakan sebagai benchmark awal, bukan sebagai jaminan gaji yang akan diterima setelah lulus.
| Jurusan/Bidang | Kisaran Gaji Fresh Graduate |
| Teknik Informatika / IT | Rp6–9 juta |
| Ilmu Komputer | Rp6–9 juta |
| Data Science / Data Analytics | Rp5,5–12 juta |
| Sistem Informasi | Rp5,5–7,5 juta |
| Teknik Industri | Rp5–7 juta |
| Teknik Sipil | Rp5–7,5 juta |
| Teknik Elektro | Rp5,5–7 juta |
| Teknik Mesin | Rp5–7 juta |
| Akuntansi | Rp4,5–6 juta |
| Manajemen | Rp4–5,5 juta |
| Hukum | Rp4–6 juta |
| Psikologi | Rp4–5,5 juta |
| Ilmu Komunikasi | Rp3,8–5 juta |
| Administrasi Bisnis | Rp4–5 juta |
Kisaran tersebut merupakan gambaran dari data pasar kerja yang tersedia dan dapat berbeda berdasarkan perusahaan, kota, posisi, kemampuan kandidat, serta pengalaman yang dimiliki. Salah satu sumber pasar kerja 2026, misalnya, mencantumkan kisaran Teknik Informatika sekitar Rp. 6–8,5 juta, Ilmu Komputer Rp. 6–9 juta, Teknik Industri Rp. 5–7 juta, Akuntansi Rp. 4,5–6 juta, Manajemen Rp. 4–5,5 juta, dan Ilmu Komunikasi Rp. 3,8–5 juta.
1. Gaji Fresh Graduate Teknik Informatika
Teknik Informatika menjadi salah satu jurusan yang banyak dicari perusahaan karena kebutuhan terhadap teknologi digital terus berkembang.
Lulusannya dapat bekerja sebagai:
- Software Engineer
- Web Developer
- Mobile Developer
- Backend Developer
- Frontend Developer
- IT Support
- QA Engineer
- System Analyst
- DevOps
- Cyber Security
Untuk fresh graduate, kisaran gaji dapat berada sekitar Rp6–9 juta per bulan, tetapi posisi dengan skill teknis yang kuat dapat memiliki rentang lebih tinggi.
Pada bidang teknologi, kemampuan praktis sering menjadi faktor penting. Kandidat dengan portfolio coding, pengalaman magang, GitHub, atau proyek nyata dapat memiliki nilai tawar berbeda dibandingkan kandidat yang hanya mengandalkan ijazah.
2. Gaji Fresh Graduate Ilmu Komputer
Lulusan Ilmu Komputer juga memiliki peluang yang cukup luas di sektor teknologi.
Beberapa posisi yang dapat dituju antara lain:
- Software Developer
- Data Analyst
- System Analyst
- AI/ML Engineer
- IT Consultant
- Database Administrator
- Software QA
Data pasar kerja yang tersedia menunjukkan kisaran fresh graduate Ilmu Komputer sekitar Rp6–9 juta per bulan sebagai gambaran umum.
Namun, spesialisasi dapat membuat perbedaannya cukup besar.
Misalnya, kandidat yang memiliki kemampuan Python, SQL, cloud computing, machine learning, atau data analytics dapat membidik posisi yang berbeda dari kandidat yang hanya memiliki kemampuan dasar pemrograman.
3. Gaji Fresh Graduate Data Science dan Data Analytics
Bidang data termasuk salah satu bidang yang menarik bagi fresh graduate dengan kemampuan analitis dan teknologi.
Posisi yang dapat dituju antara lain:
- Data Analyst
- Business Intelligence Analyst
- Data Scientist
- Junior Data Engineer
- Reporting Analyst
Salah satu data pasar kerja 2026 menempatkan kisaran Data Science/Data Analytics sekitar Rp5,5–12 juta per bulan, sedangkan sumber lainnya memberikan kisaran yang lebih sempit untuk level entry-level. Perbedaan ini menunjukkan bahwa spesialisasi dan perusahaan sangat berpengaruh.
Skill yang dapat meningkatkan daya saing antara lain:
Excel → SQL → Python → Data Visualization → Statistik → Business Intelligence.
4. Gaji Fresh Graduate Teknik Industri
Teknik Industri memiliki peluang kerja yang cukup luas karena tidak terbatas pada industri manufaktur.
Lulusan Teknik Industri dapat bekerja di:
- Production
- Supply Chain
- Procurement
- Quality Control
- Warehouse
- Operations
- Business Process
- Management Trainee
Kisaran gaji fresh graduate Teknik Industri dapat berada sekitar Rp5–7 juta per bulan sebagai benchmark awal. Namun, posisi dan industri dapat membuat angka tersebut berubah.
Fresh graduate yang masuk ke perusahaan manufaktur besar, FMCG, energi, atau program Management Trainee bisa mendapatkan paket kompensasi yang berbeda.
5. Gaji Fresh Graduate Teknik Sipil
Lulusan Teknik Sipil banyak dibutuhkan pada sektor:
- Konstruksi
- Infrastruktur
- Properti
- Engineering
- Konsultan
- Pertambangan
- Energi
Kisaran fresh graduate Teknik Sipil dapat berada sekitar Rp5–7,5 juta per bulan berdasarkan data pasar yang tersedia.
Namun, pekerjaan proyek dapat memiliki komponen tambahan seperti tunjangan lokasi, transportasi, atau fasilitas tempat tinggal sehingga total kompensasi tidak selalu sama dengan gaji pokok.
6. Gaji Fresh Graduate Teknik Elektro dan Teknik Mesin
Teknik Elektro dan Teknik Mesin juga memiliki peluang di sektor industri, manufaktur, energi, otomotif, hingga engineering.
Teknik Elektro
Kisaran awal yang dapat menjadi benchmark sekitar:
Rp5,5–7 juta/bulan.
Teknik Mesin
Kisaran awal sekitar:
Rp5–7 juta/bulan.
Angka tersebut merupakan estimasi pasar, bukan standar gaji wajib perusahaan.
Untuk bidang engineering, kemampuan membaca gambar teknik, penggunaan software engineering, troubleshooting, dan pengalaman magang dapat menjadi nilai tambah.
7. Gaji Fresh Graduate Akuntansi
Akuntansi merupakan salah satu jurusan yang memiliki banyak pilihan karier.
Fresh graduate dapat melamar sebagai:
- Accounting Staff
- Finance Staff
- Tax Staff
- Audit Associate
- Financial Analyst
- Account Payable
- Account Receivable
Kisaran gaji fresh graduate Akuntansi dapat berada sekitar Rp4,5–6 juta per bulan sebagai gambaran umum.
Namun, kandidat yang memiliki kemampuan Excel, software accounting, perpajakan, atau sertifikasi relevan dapat memiliki peluang lebih luas.
8. Gaji Fresh Graduate Manajemen
Lulusan Manajemen termasuk salah satu jurusan dengan pilihan pekerjaan yang sangat luas.
Bidang yang dapat dimasuki antara lain:
- Marketing
- Sales
- Human Resources
- Finance
- Business Development
- Operations
- Procurement
- Management Trainee
Kisaran fresh graduate Manajemen berada sekitar Rp4–5,5 juta per bulan berdasarkan salah satu data pasar kerja 2026.
Karena bidangnya luas, posisi pekerjaan sering kali lebih menentukan daripada nama jurusannya sendiri.
Lulusan Manajemen yang masuk Management Trainee perusahaan besar tentu dapat memperoleh kompensasi berbeda dari kandidat yang masuk sebagai staf administrasi.
9. Gaji Fresh Graduate Hukum
Lulusan Hukum dapat bekerja di berbagai bidang, seperti:
- Legal Staff
- Corporate Legal
- Compliance
- Legal Officer
- Contract Management
- Law Firm
- Government Relations
Kisaran fresh graduate Hukum berada sekitar Rp4–6 juta per bulan sebagai gambaran umum.
Kemampuan memahami kontrak, regulasi, legal drafting, dan bahasa Inggris dapat menjadi nilai tambah untuk posisi tertentu.
10. Gaji Fresh Graduate Psikologi
Lulusan Psikologi tidak hanya bekerja sebagai psikolog.
Untuk dunia korporasi, beberapa posisi yang dapat dituju antara lain:
- HR Staff
- Recruitment
- Talent Acquisition
- People Development
- Learning & Development
- HR Generalist
Kisaran fresh graduate Psikologi dapat berada sekitar Rp4–5,5 juta per bulan berdasarkan data pasar kerja yang tersedia.
Pengalaman menggunakan tools recruitment, HRIS, assessment, dan kemampuan interview dapat menjadi nilai tambah.
11. Gaji Fresh Graduate Ilmu Komunikasi
Lulusan Ilmu Komunikasi memiliki peluang pada bidang:
- Public Relations
- Corporate Communication
- Digital Marketing
- Social Media
- Content
- Media
- Marketing Communication
Kisaran fresh graduate Ilmu Komunikasi dapat berada sekitar Rp3,8–5 juta per bulan sebagai gambaran umum.
Namun, bidang digital marketing dan teknologi dapat memberikan kisaran berbeda tergantung posisi dan perusahaan.
Karena itu, mahasiswa komunikasi sebaiknya tidak hanya mengandalkan ijazah.
Skill seperti copywriting, social media analytics, SEO, digital advertising, content creation, dan desain dasar dapat membantu meningkatkan daya saing.
Apakah Jurusan Kuliah Menentukan Gaji?
Tidak sepenuhnya.
Jurusan memberikan dasar pengetahuan, tetapi perusahaan biasanya mempertimbangkan kombinasi beberapa faktor.
1. Posisi yang Dilamar
Ini salah satu faktor paling penting.
Contohnya, lulusan Manajemen dapat bekerja sebagai:
Admin → Marketing → Business Development → Management Trainee.
Gaji dari masing-masing posisi tentu dapat berbeda.
2. Skill
Dua orang dengan jurusan yang sama dapat memiliki nilai pasar berbeda karena kemampuan mereka berbeda.
Misalnya:
Akuntansi + Excel + Pajak + Accounting Software
dapat memiliki peluang berbeda dengan kandidat yang hanya menguasai materi dasar kuliah.
3. Pengalaman Magang
Fresh graduate memang belum memiliki pengalaman kerja penuh waktu.
Namun, magang tetap dapat menjadi nilai tambah karena menunjukkan bahwa kandidat pernah berada di lingkungan kerja nyata.
4. Lokasi
Gaji entry-level di Jakarta dan kota besar tidak selalu sama dengan daerah lain.
Selain nominal gaji, kandidat juga harus menghitung biaya hidup.
5. Jenis Perusahaan
Perusahaan multinasional, perusahaan teknologi, FMCG, bank, konsultan, BUMN, perusahaan manufaktur, dan perusahaan lokal memiliki struktur kompensasi masing-masing.
Apakah Jurusan dengan Gaji Tinggi Selalu Lebih Baik?
“Belum tentu“
Ini merupakan kesalahan yang cukup sering dilakukan mahasiswa ketika memilih karier.
Misalnya, seseorang melihat bahwa bidang teknologi memiliki potensi gaji tinggi kemudian langsung mengejar pekerjaan IT meskipun sebenarnya tidak memiliki minat atau kemampuan di bidang tersebut.
Gaji awal memang penting.
Tetapi dalam jangka panjang, skill, pengalaman, performa, dan kemampuan berkembang juga sangat menentukan.
Bahkan terdapat data yang menunjukkan bahwa beberapa bidang teknik memiliki pola kenaikan gaji yang berbeda setelah beberapa tahun pengalaman. Jadi, jangan hanya melihat starting salary, tetapi pertimbangkan juga salary growth dan jalur karier.
Skill Apa yang Bisa Meningkatkan Gaji Fresh Graduate?
Selain jurusan, ada beberapa skill yang cukup relevan untuk berbagai pekerjaan.
Skill teknis
- Microsoft Excel
- SQL
- Python
- Data Analytics
- Digital Marketing
- Accounting Software
- Design
- Programming
- Bahasa Inggris
Skill profesional
- Komunikasi
- Problem solving
- Presentasi
- Teamwork
- Time management
- Analytical thinking
- Adaptability
Kandidat yang memiliki kombinasi jurusan + skill + pengalaman biasanya memiliki dasar yang lebih kuat ketika memasuki pasar kerja.
Fresh Graduate Harus Meminta Gaji Berapa Saat Interview?
Jangan menentukan ekspektasi hanya berdasarkan nominal yang ingin diterima.
Gunakan tiga pertimbangan:
1. Riset pasar
Cari kisaran gaji untuk posisi yang sama.
2. Nilai diri
Pertimbangkan skill, magang, sertifikasi, portfolio, dan kemampuan bahasa.
3. Paket kompensasi
Jangan lupa menghitung:
- Gaji pokok
- Tunjangan
- Bonus
- Insentif
- THR
- BPJS
- Asuransi
- Transportasi
- Makan
- Lembur
Misalnya perusahaan menawarkan Rp6 juta tetapi memberikan berbagai tunjangan dan bonus, paket tersebut belum tentu lebih buruk daripada perusahaan yang menawarkan Rp7 juta tanpa benefit tambahan.
Contoh Jawaban Ekspektasi Gaji Fresh Graduate
Jika HR bertanya:
“Berapa ekspektasi gaji kamu?”
Fresh graduate bisa menjawab:
“Berdasarkan riset saya terhadap posisi dan tanggung jawab pekerjaan ini, saya memiliki ekspektasi di kisaran RpX–RpY. Namun, saya tetap terbuka untuk mendiskusikan keseluruhan kompensasi dan benefit yang ditawarkan perusahaan.”
Jawaban seperti ini lebih baik daripada langsung menyebut satu angka tanpa mengetahui standar pasar.
Apakah IPK Menentukan Besarnya Gaji Fresh Graduate?
Tidak secara langsung.
IPK dapat berpengaruh pada tahap awal rekrutmen, terutama ketika perusahaan menetapkan batas IPK tertentu.
Namun, setelah kandidat memenuhi persyaratan, perusahaan juga akan melihat:
- Skill
- Pengalaman
- Portfolio
- Kemampuan komunikasi
- Hasil tes
- Interview
- Kesesuaian dengan posisi
Karena itu, jangan berpikir:
“IPK saya tinggi berarti pasti dapat gaji tinggi.”
Begitu juga sebaliknya.
“IPK saya biasa saja berarti tidak mungkin mendapatkan gaji tinggi.”
Keduanya tidak selalu benar.
FAQ Gaji Fresh Graduate Berdasarkan Jurusan
Jurusan apa yang memiliki gaji fresh graduate paling tinggi?
Tidak ada satu jurusan yang selalu memiliki gaji paling tinggi. Bidang teknologi, data, engineering tertentu, finance, consulting, dan beberapa posisi di industri khusus dapat menawarkan kompensasi kompetitif, tetapi posisi dan perusahaan sangat menentukan.
Berapa gaji fresh graduate S1?
Secara umum, berbagai data pasar kerja 2026 menunjukkan kisaran sekitar Rp5–10 juta per bulan, tetapi angka aktual dapat lebih rendah atau lebih tinggi tergantung posisi, kota, perusahaan, dan skill.
Apakah jurusan Teknik Informatika pasti mendapatkan gaji tinggi?
Tidak pasti. Teknik Informatika memang memiliki peluang pada sektor teknologi, tetapi gaji tetap dipengaruhi oleh posisi, skill, portfolio, perusahaan, dan lokasi.
Apakah fresh graduate tanpa pengalaman bisa mendapatkan gaji tinggi?
Bisa. Pengalaman kerja bukan satu-satunya faktor. Portfolio, skill teknis, sertifikasi, kemampuan bahasa, dan hasil seleksi dapat meningkatkan daya saing.
Apakah gaji fresh graduate BUMN lebih tinggi berdasarkan jurusan?
Tidak otomatis. BUMN memiliki berbagai posisi dan perusahaan dengan struktur kompensasi yang berbeda. Karena itu, perbandingan sebaiknya dilakukan berdasarkan posisi, bukan hanya jurusan.
Kesimpulan
Gaji fresh graduate berdasarkan jurusan memang berbeda, tetapi jurusan bukan satu-satunya penentu.
Lulusan IT dan data dapat memiliki peluang kompensasi yang kompetitif, sementara lulusan engineering, finance, hukum, manajemen, psikologi, komunikasi, dan jurusan lainnya juga memiliki jalur karier masing-masing.
Hal yang lebih penting adalah memahami hubungan antara:
Jurusan → Skill → Posisi → Industri → Perusahaan → Lokasi → Pengalaman.
Jadi, jangan hanya bertanya:
“Jurusan mana yang gajinya paling tinggi?”
Lebih baik tanyakan:
“Dengan jurusan yang saya punya, skill apa yang harus saya kuasai agar bisa masuk ke posisi dengan prospek karier dan kompensasi yang baik?”
Dengan pola pikir tersebut, fresh graduate tidak hanya mengejar gaji pertama, tetapi juga membangun nilai karier untuk beberapa tahun ke depan.
| Baca Juga Tips & Info Lainnya:
- Gaji Fresh Graduate Berdasarkan Jurusan: Berapa Gaji Pertama Lulusan S1?
- Gaji Fresh Graduate di BUMN dan Swasta Ternama: Berapa Besarannya?
- Persiapan Tes Online BUMN: Apa Saja yang Harus Dipelajari?
- Surat Lamaran Kerja: Masih Wajib atau Tidak? Ini yang Perlu Kamu Tahu
- Dokumen yang Wajib Disiapkan Sebelum Melamar Kerja BUMN dan Swasta
Join Channel GOLETSKERJA di :

